Cara Mudah Menjadi Kreatif (6)

  • Dibuat pada Kamis, 26 Mei 2016
Cara Mudah Menjadi Kreatif (6)

Kreatif dan Inovatif : Kunci Sukses Wirausaha

Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam diri seorang wirausaha sejati. Bisnis yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif dari sang wirausaha biasanya tidak dapat berkembang abadi. Lingkungan bisnis yang begitu dinamis menuntut wirausaha untuk selalu adaptif dan mencari terobosan terbaru. Karakter cepat berpuas diri dan cenderung stagnan sama saja membawa bisnis ke arah kematian.
Pemahaman kreatif dan inovatif sering kali dipertukarkan satu sama lain. Menurut Zimmerer dkk (2009) kreatifitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang. Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang-orang. Selanjutnya Ted Levitt (dalam Zimmerer, 2009) menyatakan bahwa kreatifitas memikirkan hal-hal baru dan inovasi mengerjakan hal-hal baru. Jadi kreatif adalah sifat yang selalu mencari cara-cara baru dan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif. Kreatif tapi tidak inovatif adalah mubazir karena ide hanya sebatas pemikiran tanpa ada realisasi.
Semua bisnis yang maju dan berkembang hingga kini berpangkal pada upaya kreatif dan inovatif. Banyak restoran waralaba asing yang telah mengglobal dan berdiri sejak puluhan tahun yang lalu selalu menunjukkan karakter ini. Sepertinya begitu mudah dan sederhana. Tetapi banyak wirausaha yang abai ketika bisnis telah dirasakan mencapai tingkat kemapanan. Kreatifitas dan inovasi mungkin dapat dipandang sebagai upaya yang mengganggu keseimbangan yang telah tercipta.
Kreatif dan inovatif dapat diterapkan secara sederhana. Kuncinya adalah kepekaan dalam mencium peluang dan kemampuan membaca pasar. Seorang member MRC misalnya. Ketika pelanggan sudah mulai jenuh dengan fried chicken, ia melihat masih ada peluang lain yang dapat dikembangkan. Berhubung gerainya ada di kantin sekolah, ia mencoba memahami selera siswa. Kebanyakan siswa suka bumbu keju. Ia memiliki ide bagaimana kalau keju digabung dengan ayam. Pemikiran kreatif ini kemudian dikembangkan menjadi produk yang dinamai: cheesy chicken. Hasilnya lumayan bagus. Setelah tes pasar dan dijual terbatas, pelanggan begitu menyukai menu ini. Pelanggan selalu mencari-cari dan selalu terjual habis. 
Pemikiran kreatif dan pengembangan ide memang tidak mudah. Contoh sederhana tadi terjadi dalam waktu yang tak terduga. Mengalir seperti air. Tetapi Zimmerer (2009) menegaskan bahwa kreatifitas dapat diajarkan dan kreatifitas individual dapat ditingkatkan. Caranya? Ia menguraikan 11 cara untuk meningkatkan kreatifitas individual yaitu:
1. Beri kesempatan diri Anda menjadi kreatif.
Berani untuk berpikir kreatif tanpa takut dibilang bodoh oleh orang lain. Ide-ide cemerlang biasanya lahir dari hal-hal yang mungkin dianggap bodoh dan tak berarti.
2. Beri pikiran Anda masukan segar setiap hari.
Agar kreatif, otak perlu distimulasi dengan hal-hal baru yang variatif. Mendengarkan radio dan berganti-ganti setiap hari, mendengarkan beraneka ragam jenis musik atau melakukan hal-hal lain yang sebelumnya tidak pernah dilakukan.
3. Amati berbagai produk dan jasa perusahaan lainnya, terutama yang berada dalam pasar yang benar-benar berbeda.
Tidak ada salahnya meminjam ide perusahaan lain, kemudian mengembangkan menjadi inovasi yang brilian.
4. Sadari kekuatan kreatif dari kesalahan.
Orang bijak mengatakan agar kita selalu belajar dari kesalahan yang diperbuat. Orang kreatif mengatakan kita dapat memperoleh ide dari kesalahan yang kita buat. Kisah Charles Goodyear menunjukkan hal tersebut. Setelah bekerja selama lima tahun untuk memformulasikan kombinasi karet, belerang dan timah putih, pada malam yang dingin tahun 1839, tanpa sengaja Charles menumpahkan sedikit campuran tersebut pada kompor kerjanya. Campuran tersebut meleleh membentuk senyawa baru yang selama ini dicari-cari!
5. Bawalah selalu buku harian untuk mencatat pikiran dan ide Anda.
Ide-ide kreatif kadang muncul tanpa disengaja dan di waktu yang tak terduga. Daripada cepat terlupa, ada baiknya membawa buku kecil untuk mencatat ide-ide yang mungkin akan muncul tiba-tiba.
6. Dengarkan orang lain.
Ide tidak selalu datang dari diri kita sendiri. Ide dapat datang dari orang lain atau bahkan kompetitor kita sendiri. Jadi selalu dengarkan orang lain karena mungkin ia akan menghadirkan ide cemerlang buat kita.
7. Dengarkan apa kata pelanggan.
Mendengarkan pelanggan wajib hukumnya. Mereka mengkonsumsi produk kita dan sekaligus menjadi sumber ide yang tiada habisnya.
8. Berbicara dengan anak kecil.
Anak-anak tidak membatasi pemikiran mereka. Mereka begitu bebas mengungkapkan kreatifitas mereka tanpa batas. Mereka dapat menjadi sumber ide yang berharga.
9. Simpan kotak mainan di kantor Anda.
Mainan-mainan kecil seperti yoyo, gasing dan lain-lain dapat menjadi sumber inspirasi. Ketika sedang bingung, Anda dapat mengambil satu dan memikirkan bagaimana benda tersebut berkaitan dengan masalah Anda.
10. Baca buku mengenai cara merangsang kreatifitas dan mengambil kursus kreatifitas.
Memahami prinsip-prinsip kreatifitas akan sangat membantu meningkatkan kemampuan kreatif kita.
11. Luangkan waktu Anda.
Sesekali luangkan waktu untuk berelaksasi, melepaskan diri dari rutinitas sejenak. Ide-ide baru bisa muncul ketika otak kita tidak dalam keadaan tegang.

Akhirnya menjadi kreatif dan inovatif adalah wajib hukumnya bagi wirausaha tanpa terkecuali termasuk Anda, member MRC dan MA. Inilah kunci sukses. Tanpa kedua karakteristik ini, bisnis akan mandeg dan “pintu” akan tertutup karena kuncinya tidak Anda miliki. Ayo kita buktikan!

*) Bapak Franky Slamet, dosen di salah satu universitas terkemuka di Jakarta, member MRC di Sekolah Dian Harapan, Sekolah Kristophorus dan Sekolah Tiara Kasih Cengkareng

 

Disalin dari : http://www.magfood-amazy.com/index.php/articles/112-kreatif-dan-inovatif-kunci-sukses-wirausaha

7 Langkah Agar Anak Kita Kreatif

Kita semua menginginkan agar anak kita merasa bahagia, sehat dan imajinatif. Meskipun dua hal pertama adalah hal yang paling penting, tapi tahukah Anda bahwa anak-anak dengan imajinasi yang hebat lebih mungkin untuk menjadi bahagia dan sehat juga? Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mendorong anak-anak Anda untuk menjadi kreatif dan menggunakan imajinasi mereka. Berikut adalah 7 cara yang dapat Anda lakukan untuk mendorong anak-anak Anda menjadi kreatif, dan itu sangat mudah!

1. Limpahi mereka dengan pujian

Jika si kecil menunjukkan dengan bangga gambar yang telah ia warnai atau sebuah benteng yang dibangun dari bantal sofa, pujilah mereka! Perkataan dorongan Anda dan kegembiraan yang Anda tunjukkan kepada mereka adalah kunci untuk membuat mereka melanjutkan permainan imajinatif dan kreatif mereka!

2. Masukkan mereka ke kelas

Jika putri kecil Anda ingin melukis atau pria kecil Anda ingin belajar menggambar karakter buku komik, carilah sebuah kelas di sekolah setempat atau pusat rekreasi dan daftarkan buah hati Anda! Hal yang sama dapat Anda lakukan untuk memasak, tari, musik… apapun yang ingin mereka lakukan!

3. Buatlah setiap barang tetap berguna

Simpanlah keranjang atau sampah plastik yang telah penuh dengan cat, kertas, stiker, dan banyak perlengkapan kerajinan lainnya yang sepertinya tidak berguna. Jadi ketika si kecil ngambek dan ingin melakukan sesuatu yang berseni, Anda memiliki semua peralatan yang dibutuhkan si kecil. Menyimpan semuanya dalam satu tempat juga akan mengurangi kekacauan yang akan ditimbulkan.

4. Lakukan bersama mereka

Jika si kecil ingin melukis, kemungkinan besar ia akan meminta Anda untuk melakukannya juga. Jika Anda selalu berkata tidak, maka si kecil akan berpikir kalau hal itu memang tidak penting, padahal itu adalah hal yang sangat penting untuk mengembangkan kreativitasnya! Meskipun Anda tidak merasa sebagai seorang seniman yang baik, itu bukanlah hal yang dapat diperhitungkan. Yang menjadi hal terpenting adalah bahwa Anda telah meluangkan waktu bersama si kecil, dan Anda telah mencoba. Anda juga telah bersenang-senang bersama si kecil melakukan sesuatu yang kreatif.

5. Tunjukkan kreativitas

Apakah putri kecil Anda menari dan menyanyi, dan putra kecil Anda berpikir bahwa ia tahu karate? Apakah mereka mewarnai, membuat kerajinan atau memahat? Maka bantulah anak Anda dengan memamerkan karya mereka kepada keluarga atau teman! Jual tiket murah dan bantu mereka membuat alat peraga. Pastikan Anda merekam kegiatan itu!

6. Cari tahu apa yang mereka sukai

Tidak semua anak ingin melukis, dan tidak semua anak ingin membangun dengan lego. Bantulah anak Anda untuk menemukan apa yang menjadi hasrat kreatif mereka dan juga bakat yang mereka miliki. Doronglah mereka terutama di dalam area-area tersebut. Jika aktivitas tersebut adalah aktivitas yang dapat mereka nikmati, lebih mungkin bagi mereka untuk tetap melakukannya sampai dewasa. Dan jika mereka terus meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas tersebut, akan menjadi suatu kebanggaan untuk melihat bagaimana mereka memainkan saksofon atau memainkan cat air dengan ketrampilan yang semakin meningkat.

7. Jangan memaksa

Hanya karena Anda ingin agar mereka dapat melukis, menggambar, menari atau bermain piano, bukan berarti mereka menginginkan hal itu juga, atau paling tidak bukan untuk sepanjang waktu. Kecuali Anda sendiri yang ingin MEMATIKAN energi kreatif anak Anda. Yang dapat Anda lakukan hanyalah membimbing, menyediakan dan mendorong mereka, bukan memaksa. Biarkan mereka melakukan minatnya sendiri, paling tidak sebagai awalnya.

Itu hanyalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mendorong anak Anda menjadi kreatif dan merealisasikan imajinasi mereka. Saya selalu menjaga agar keranjang kerajinan tangan anak saya selalu penuh, dan putri saya sangat senang ia dapat menggambar atau melukis kapanpun ia ingin!

Ide mana yang sudah pernah Anda coba? Atau Anda memiliki saran lain untuk dibagikan? Biarkan kami mengetahuinya!

 

Disalin dari : http://www.jawaban.com/index.php/relationship/detail/id/93/news/101008112335/limit/0/

Sebenarnya pendidikan yang kita tempuh dahulu menjauhkan kita dari cara berpikir kreatif, misalnya seperti harus mengikuti instruksi dengan tepat. Ya, pendidikan seperti itu ditujukan untuk menghasilkan orang yang dapat mengikuti sesuai instruksi seperti manusia robot yang terprogram mengerjakan suatu hal.
Anak-anak justru memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi dibandingkan kita yang berumur dewasa, karena pola pikiran mereka selalu keluar dari kotak dan kita berpikir tidak boleh keluar dari kotak yang telah ada.

1. Selalu bawa buku catatan dan pulpen.
Seorang yang kreatif tidak terlepas dari ide-ide yang mengejutkan dan ide tersebut tidak datang saat-saat yang tepat. Ada kalanya ketika kita sedang bersantai tiba-tiba mendapat ide yang brilian. Tulislah dalam 

Kreatifitas saat ini di butuhkan tidak hanya di bidang industri kreatif saja, namun di dalam setiap langkah kehidupan juga berguna.

Tapi yang akan saya jabarkan disini adalah tips kreatif di industri kreatif, di karenakan saya juga bergerak di bidang ini. Pada dasarnya menjadi kreatif itu hanya pilihan antara A atau B, Ya atau Tidak. Dan ide sebenarnya banyak bertebaran di sekitar kita, hanya terkadang kita saja yang tidak menyadari karena kita hanya melihat dari satu sisi saja.

Tentu kita tahu yang membedakan antara kreatif dan tidak kreatif adalah ide itu sendiri, namun terkadang ide yang sederhana dan terpikirkan oleh orang banyak juga bisa di bilang kreatif.


what is creativity?

Mulai bingung kan? sama, saya juga mulai sedikit bingung baiklah, selanjutnya agar lebih jelas akan saya coba jabarkan tips yang sudah dijanjikan pada judul posting tersebut.

1. Harus Berani!

Punya ide yang brilian? cemerlang? aneh? dan sejenisnya yang lain? tidak akan berguna kalau tidak berani di jalankan. Memang tidak mudah, karena biasanya ide bagus itu menghadapi banyak cobaan dan banyak pertentangan dari orang lain, yang terkadang membuat nyali kita ciut, atau bahkan membuat kita memikirkan ulang ide itu dan akhirnya menganggap ide itu tidak berguna.

Hey, jangan terpengaruh oleh orang lain, kalau memang menurut kita benar dan dapat di pertanggung jawabkan, ya di coba saja, setidaknya di implementasikan, di wujudkan dalam bentuk mock-up/ sketsa / business plan, dan lainnya. Lalu di tawarkan ke klien / calon klien / teman, dan lihat reaksi mereka. Setidaknya Kamu sudah mengambil langkah pertama, di banding hanya berkutat di awang-awang saja.

2. Identifikasi Masalah.

Setiap hal yang kita kerjakan atau pikirkan sebaiknya memecahkan suatu masalah. Sebelum bisa memecahkan masalah, kita harus mengenal masalah tersebut terlebih dahulu. Hal apa yang menyebabkan masalah itu? Gunakan kata “Mengapa?” dan “Bagaimana?” secara intensif, jadilah orang yang kritis, banyak bertanya dan ingin tahu akan suatu hal/masalah. Di jamin Kamu akan lebih mudah berpikir kreatif, dan sudah pasti ide yang keluar dari pemikiran Kamu itu berguna bagi diri sendiri dan orang lain.

3. Menjadi seperti Klien/Subjek Sasaran.

Saya sering menggunakan metode ini, yaitu dengan mengandaikan kalau saya yang menjadi klien, saya yang punya dan menjalankan bisnis nya. Intinya menceburkan diri ke dalam dunia klien, sehingga kita bukan saja hanya mengerti masalah dan peluang apa yang ada dalam dunia klien itu, namun kita menjadi lebih jujur dan lebih bergairah saat mengerjakan projek klien tersebut. Dan biasanya solusi yang kita tawarkan gampang di setujui, karena memang kita sudah mengerti luar dalam akan dunia nya klien.

4. Lebih sering mencoba.

Kadang-kadang karena begitu yakin nya dengan ide kita, kita hanya mencoba sekali saja. Kalau berhasil, ya bagus, kalau tidak berhasil ya sudah, the end. Memang gairah ide pertama itu tidak terkalahkan, sama seperti ketika kita mendapat gebetan/pacar baru, rasanya ide pertama ini yang paling bagus dan paling benar. Tetapi sebenarnya, mungkin ide pertama itu baru berupa kerangka nya saja, untuk menyempurnakan nya kita membutuhkan beberapa proses lagi.

Kebetulan saya sedang mengalami hal ini, saya sedang mengerjakan projek desain website klien, saya mencoba mock-up pertama yang menurut saya sudah ok, ternyata klien tidak sepenuhnya menyukainya. Sampai akhirnya sekarang sudah sampai revisi yang ke 6 atau 8 juga masih belum sempurna (menurut klien). Namun satu hal yang saya dapat dari sini adalah ternyata desain website yang saya buat tersebut memang menjadi lebih baik dari ide pertama yang saya tawarkan, karena saya jadi lebih sering mencoba layout baru, modifikasi menu dan lainnya, yang walaupun membuat saya sedikit frustasi (untungnya klien bisa bekerjasama dengan baik) tapi setelah melihat proses dan mock-up ke 8, saya dan klien menjadi lebih puas dengan desain website tersebut.

5. Berkompetisi.

Rasanya tidak seru kalau tidak ada barometer untuk mengukur kemampuan diri kita sendiri. Jika kita merasa berada dalam suatu “kompetisi” maka biasanya pikiran kita akan menjadi lebih kreatif. Dapat dipastikan kita berusaha memikirkan yang tidak terpikirkan oleh “pesaing” kita. Tentu ini kompetisi yang sehat, bukan memikirkan bagaimana menjatuhkan lawan, tetapi bagaimana menjadi lebih baik lagi dari “pesaing”.

Kalau memang tidak ada “saingan”, berusahalah menciptakan “saingan fiksi” atau dengan mencari“saingan” tersebut dengan melihat “pesaing” di negara lain, website lain yang mirip-mirip dan sebagainya yang menurut Kamu bisa di jadikan “saingan” yang sehat dan berdampak positif bagi Kamu atau projek yang sedang Kamu jalankan.

Nah itu tips kreatif dari saya, kalau Kamu mempunyai tips lain dan ingin menambahkan, atau merevisi silakan, mari kita berdiskusi bersama 

Kita seringkali berpendapat bahwa kreatif itu jatuh dari sononya. Bahwa sebagian orang terlahir dengan bakat kreatif dan sebagian tidak kreatif, alias biasa-biasa saja.
Kini saatnya pendapat tersebut diralat. Keith Sawyer, Ph.D, seorang profesor psikologi dan pendidikan, menyatakan bahwa setiap orang pada dasarnya adalah kreatif. Menurutnya, kreativitas bukanlah suatu ciri kepribadian seperti halnya IQ. Kreativitas lebih didasarkan pada proses-proses otak sehari-hari, yang kita gunakan dalam melakukan tugas-tugas seperti berkendara di lalu lintas padat, membuat adukan semen dan pasir, mengatur meja makan dan sebagainya.
Ini artinya, kreativitas bisa diusahakan atau dilatihkan. Berikut adalah dua cara mudah yang bisa Anda praktekkan sendiri untuk menjadi orang yang lebih kreatif.
1. Lihatlah ke dalam diri dan cobalah untuk membuka sumbat proses otak sehari-hari. Salah satu caranya adalah dengan melakukan ‘kombinasi’. Anda dapat mencobanya dengan menggabungkan dua konsep atau ide dalam pikiran Anda yang tadinya sama sekali tidak berhubungan.
Contoh yang cukup berhasil adalah gabungan ide antara susu dengan rasa buah. Awalnya tentu agak sulit diterima susu berasa coklat dan vanila. Tapi pada akhirnya, susu pun identik dengan susu putih dan susu coklat (berwarna dan berasa coklat). Hingga ketika pada awalnya muncul susu rasa stroberi pun, orang masih memandangnya aneh. Kenyataannya, sekarang ini susu rasa stroberi pun bisa diterima.
Nah, semakin Anda dapat menggabungkan dua konsep yang hubungannya tampak jauh atau bahkan sama sekali tidak berkaitan, semakin kreatiflah Anda. Bisa jadi Anda telah melakukan inovasi yang berani!

2. Cara kedua mengasah kreativitas adalah dengan memperbanyak diskusi dengan orang-orang di sekitar Anda. Lalu, berkolaborasilah dalam menggodok ide/konsep.
Berdasarkan penelitiannya, Keith Sawyer menyimpulkan bahwa inovasi yang paling bagus dan kreatif biasanya muncul sebagai hasil kerja bersama. Menurut pengamatannya pula, kebanyakan orang merasa bahwa mereka lebih kreatif ketika bekerja dengan sekelompok orang kreatif. Ini tentunya membantah pendapat banyak orang selama ini bahwa kreativitas biasanya muncul dalam masa penyendirian seseorang.
Di lain sisi, barangkali ada argumen yang saling menguatkan. Proses diskusi dengan banyak orang bisa jadi merupakan satu langkah penggodogan ide. Baru kemudian, formulasi atau perumusan ide menjadi lebih tajam/fokus ketika seseorang dalam kesendirian. Jadi dari perspektif ini, antara berdiskusi dan proses menyepi merupakan dua proses yang saling berkaitan.

3. Berpikir di luar kebiasaan (think out’f box)
Artinya, berpikirlah melewati kerangka berpikir yang selama ini terbentuk. Berlatihlah dengan bermain-mainlah dengan barang-barang dan bayangkan fungsi atau nama lain yang mungkin muncul dari benda tersebut. misalnya: sapu ijuk sebagai gitar elektrik atau tisu gulung sebagai jerawat gajah. Latihan ini akan membuat Anda terbiasa melihat sesuatu (benda atau permasalahan) secara berbeda.

SIKLUS KREATIFITAS

Posted: 1 Agustus 2010 in Artikel Kreatifitas

Kreativitas adalah bukan sesuatu yang magis, yang hanya dimiliki oleh orang-orang titisan. Kreativitas juga bukan bakat alami, dimana dibawa sejak lahir. Kreativitas adalah sesuatu yang bisa dipelajari oleh siapa pun, saya dan Anda. Karena kreativitas bukan sesuatu yang sakral, maka tidak alasan bahwa kreativitas tidak bisa diganggu gugat sehingga bisa berjalan seenaknya. Kita tetap harus melihat rambu-rambu agama dalam berkarya.

Pada dasarnya, kita semua kreatif. Selama manusia bisa berpikir dengan baik, maka dia kreatifKreatif tidak lebih dari proses berpikir dalam menghasilkan sesuatu. Menghasilkan bukan berarti dari yang tidak ada menjadi ada, kita bisa menghasil bentuk baru, format baru, bahan baru, dan sebagainya yang “baru”. Bahkan ada yang mengatakan bahwa kreativitas adalah suatu perjalanan menemukan sesuatu yang belum ditemukan oleh orang lain.

Explorasi
Langkah awal proses kreativitas adalah explorasi, yaitu mencari keluar dari pemikiran dan pengalaman “normal”. Untuk menjadi kreatif, kita harus melakukan perjalanan ke suatu area yang belum kita ketahui dengan baik.

Menemukan
Kreativitas adalah proses menemukan. Setelah kita berjalan, tentu kita akan menemukan sesuatu. Membuka tirai atau membawa sesuatu ke tempat yang terang. Menjadi kreatif bukan hanya harus berpikir tetapi juga harus mencari.

Sesuatu
Kreativitas adalah mengolah sesuatu. Kreativitas bukan menghasilkan dari “tidak ada” menjadi ada. Apa yang kita temukan sebenarnya sudah ada tetapi belum ditemukan sebelumnya, atau dilihat dengan cara yang berbeda, atau potensinya tidak diketahui.

Menjadi Berguna
Apa yang kita temukan harus bisa memberikan manfaat bagi sosial, sebab jika tidak memberikan manfaat maka tidak ada artinya. Sebagian orang mengatakan bahwa inilah yang disebut dengan inovasi.

Disadur dari www.kreatifitas.blogspot.com/2007/04/sikluskreatifitas.html

CARA BERPIKIR KREATIF

Posted: 1 Agustus 2010 in Artikel Kreatifitas

 

Jadilah Kreatif, Jadilah Unik

Merupakan sebuah kenyataan bahwa upaya kreatif berkaitan dengan antusiasme dan gairah dan dikenal sebagai faktor substantial pada tingkat puncak kinerja.

Lensa ini akan menunjukan bagaimana cara kita meningkatkan kreativitas. Jangan sampai Anda hanya takjub dengan ide orang lain, kini saatnya Anda menghasilkan ide-ide cemerlang.

Mengapa Harus Kreatif ?

Apakah anda mau mengabaikan mampaat kreatif yang luar biasa ini ? 

Banyak orang yang mengabaikan kreatifitas sebab dia tidak menyadari mampaat dari kreatifitas. Oleh karena itu, saya ingin memberitahu anda mengapa kita harus kreatif.

Hidup selalu berhadapan dengan masalah, Anda perlu ide-ide untuk mengatasi masalah tersebut. Anda harus kreatif mencari ide-ide untuk memecahkan masalah yang Anda hadapi.

  • Persaingan tidak pernah berhenti. Anda akan menghadapi produk yang sama dengan yang Anda jual. Anda harus kreatif menghasilkan ide-ide untuk membuat atau memperbaiki produk Anda agar tetap unggul.
  • Seringkali, yang membedakan Anda dengan karyawan lain ialah kreativitas Anda dalam mencari solusi, menghasil ide-ide terobosan, dan dalam menjalankan tugas Anda.
  • Orang kreative tidak menyerah menyerah, karena selalu memiliki solusi alternatif.
  • dan masih banyak manfaat lainnya.

AGAR BERPIKIR KREATIF

Peran Motovasi, Mengambil Resiko dan Rileks

Sikap-sikap yang harus Anda kembangkan agar kreatif.
  • Kreativitas anda ditentukan sejauh mana Anda menginginkan hal-hal baru. Motivasi ini dilandasi sejauh mana Anda menginginkan perbaikan dalam hidup Anda atau sejauh mana Anda sedang mengalami kesulitan. Pertanyaan yang sangat penting ialah sejauh mana Anda menginginkan hal yang baru?Temukan motivator tersebut dan tetapkan dalam pikiran Anda.
  • Saya sering mendapatkan ide justru pada saat rileks ketimbang berfikir serius. Jadi saat Anda ingin menyelesaikan masalah, atau ingin mencari suatu ide baru coba saja untuk rileks. Namun sebelum rileks Anda perlu menyatakan apa yang Anda cari, katakan berulang-ulang sampai meresap ke dalam pikiran bawah sadar, kemudian rileks. Anda akan takjub dengan teknik sederhana ini, ide-ide atau solusi akan muncul pada saat-saat yang tidak terduga.
  • Takut terhadap resiko yang terdapat pada ide justru akan menghambat jalan keluar ide Anda. Setiap gagasan atau solusi mungkin akan mengandung resiko, tetapi jika Anda ingin kreatif Anda harus berani mengambil resikonya.

Mengembangkan Kreatifitas

Peluang, Kebiasaan dan Sudut Pandang

Sikap-sikal lain yang perlu Anda miliki agar kreatif
  • Jika Anda ingin kreatif adalah fokus pada peluang. Saya sering mendengar ada orang yang mengatakan bahwa jadikan masalah jadi peluang. Namun saran saya bukan hanya itu, bukan hanya masalah saja yang bisa menjadi peluang. Apapun yang ada dihadapan Anda bisa mencetuskan ide sebuah peluang baru.Suatu contoh, saat Anda sedang memegang gelas, coba tanyakan peluang apa yang bisa dapatkan dari gelas? Saat ini mungkin masih bingung, tetapi dengan terus-menerus mengajukan pertanyaan tersebut, insya Allah ide-ide akan bermunculan. Setelah ide-ide itu muncul Anda tinggal mengevaluasi ide mana yang terbaik.
  • Anda lebih kreatif Anda harus berani keluar dari kebiasaan. Anda jangan terkungkung dengan apa yang ada saat ini, itu belum tentu hal yang terbaik. Masih ada peluang untuk yang lebih baik. Percayalah, sebab jika tidak percaya, ide-ide Anda akan tersumbat keluar. Jangan suka dengan status quo, cintailah perubahan, namun perubahan menuju yang lebih baik.

Bagikan Pos

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kode Verifikasi